Hubungan Pengetahuan dengan Kunjungan Ibu ke Posyandu



Hubungan Pengetahuan dengan Kunjungan Ibu ke Posyandu, Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square menghasilkan nilai p value = 0,012<α = 0,005 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan kunjungan ke Posyandu Darma Bhakti Pekon Waya Krui Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Lampung Tahun 2015.

Akang Putra Hubungan Pengetahuan dengan Kunjungan Ibu ke Posyandu

Hasil analisis juga menemukan OR = 4.4 yang berarti bahwa ibu yang memiliki pengetahuanbaik mempunyai peluang 4.4 kali lebih besar melakukan kunjungan ke posyandu secara teratur dibandingkan dengan ibu yang memiliki pengetahuan kurang.

Menurut Green   (1980), Peningkatan pengetahuan tidak selalu menyebabkan perubahan perilaku, Green juga menambahkan pengetahuan tertentu tentang kesehatan mungkin penting sebelum tindakan kesehatan terjadi namun perilaku kesehatan mungkin tidak terjadi jika kurang mendapat dukungan dari pengetahuan yang dimiliki.

Perilaku yang didasari oleh pengetahuan, kesadaran yang positif maka perilaku tersebut akan bersifat langgeng (long lasting), namun sebaliknya jika perilaku tersebut tidak disadari oleh pengetahuan dan kesadaran maka akan bersifat sementara atau tidak berlangsung lama hal ini diungkapkan oleh Rogers (1974) yang dikutip oleh Notoatmodjo (2010).

Hasil ini sesuai dengan hasil penelitian Maharsi (2007), dimana OR sebesar 20,533 yang artinya responden yang berpengetahuan baik mempunyai peluang 20 kali untuk memiliki kepatuhan datang ke posyandu dibandingkan responden yang berpengetahuan buruk.

Pengetahuan sangat erat dikaitkan dengan tingkat pendidikan dimana diharapkan bahwa dengan pendidikan yang tinggi maka orang tersebut akan semakin luas pula pengetahuannya. Akan tetapi perlu ditekankan pengetahuan tidak saja didapat dari pendidikan formal saja namun dari pendidikan non formal (Wawan dan Dewi, 2010).

Walaupun terdapat kecendrungan yang pengetahuannya baik akan berkunjung ke posyandu, namun masih banyak juga terdapat ibu-ibu yang tidak aktif melakukan kunjungan.

Begitu juga sebaliknya, masih banyak terdapat ibu-ibu yang pengetahuannya kurang, namun aktif dalam melakukan kunjungan.

Hal ini mungkin karena ada faktor lain yang cukup kuat dimana faktor itu membentuk perilaku yang tanpa dilandasi pengetahuan terlebih dahulu dan setelah mereka berperilaku, dan sadar akan manfaat perilaku tersebut maka muncul pengetahuan pada diri mereka.

Dalam penelitian ini bisa disebabkan ibu-ibu yang berpendidikan rendah sering diajak oleh kader dengan pendekatan kekeluargaan misal: didatangi rumahnya untuk diingatkan kapan akan dilakukan penimbangan kegiatan posyandu, sehingga mereka sungkan dan mau datang ke posyandu



Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Hubungan Pengetahuan dengan Kunjungan Ibu ke Posyandu"

  1. jaman KKN dulu aku cuma jalankan program buat posyandu, tapi gak ngerti ternyata ada hubungan antara pengetahuan dengan kunjungan ibu..

    ReplyDelete

Harap Berkomentar Sesuai dengan Topik Pembahasan

Komentar anda sengaja dimoderasi untuk menghindari komentar yang mengandung sara dan spam