Wajib Baca; Ini Penjelasannya Mengapa Ibu Menyusui di Sarankan Memberi Asi Ekslusif


Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak rakyat terutama di bidang kesehatan. Salah satu cara untuk meningkatkan pembangunan kesehatan tersebut adalah mengembangkan sumber daya manusia mulai dari sejak dini melalui pemberian ASI eksklusif

Pemberian ASI eksklusif sehingga 6 bulan pertama kehidupan merupakan suatu misi primer dalam program kesehatan masyarakat sedunia yang direkomendasikan oleh World Health Organisation (WHO). Menurut WHO, ASI eksklusif berarti pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan.

Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI eksklusif ini. Pada tahun 2001 World Health Organization (WHO), Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa ASI eksklusif selama enam bulan pertama hidup bayi adalah yang terbaik. Dengan demikian, ketentuan sebelumnya (bahwa ASI eksklusif itu cukup empat bulan) sudah tidak berlaku lagi.

Akang Putra Wajib Baca Ini Penjelasannya Mengapa Ibu Menyusui di Sarankan Memberi Asi Ekslusif

Riset terbaru World Health Organization (WHO) pada tahun 2006 menyebutkan bahwa 42% penyebab kematian balita di dunia adalah penyakit pneumonia sebanyak 58% terkait dengan malnutrisi sering kali terkait dengan kurangnya asupan ASI.

Berdasarkan penelitian WHO 90% tahun 2006 pemberian ASI di dunia hingga usia enam bulan terbukti menyelamatkan hidup 1,3 juta anak di dunia tiap tahunnya. Tetapi kenyataannya kurang dari 40% ibu di seluruh dunia yang memberi ASI eksklusif pada bayinya hingga enam bulan pertama seperti yang dianjurkan WHO

Untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal, bayi harus diberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Selanjutnya, demi tercukupinya nutrisi bayi, maka ibu mulai memberikan makanan pendamping ASI hingga bayi berusia 2 tahun atau lebih

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Makanan atau minuman lain yang dimaksud misalnya seperti susu formula, jeruk, madu, air teh ataupun makanan padat seperti pisang, papaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim. Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI eksklusif ini

ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi karena komposisinya sesuai dengan kebutuhan bayi dan banyak mengandung antibodi yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Bayi yang mendapat ASI eksklusif mordibitas dan mortalitasnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif.

Pemberian ASI sedini mungkin, membuat bayi mendapat zat kekebalan dari ibunya, selain itu juga peristaltik usus bayi akan lebih cepat terangsang, gangguan pencernaan dan penyakit lain kemungkinan berkurang, serta dapat menurunkan angka kematian bayi. Dampak terhadap ibu pada minggu setelah melahirkan adalah bahwa isapan bayi pada puting susu ibu akan merangsang uterus berkontraksi, sehingga menpercepat pulihnya rahim dan mencegah terjadinya perdarahan post partum

Kelahiran bayi kiranya merupakan momen yang paling mengembirakan bagi orang tua manapun. Mereka ingin bayi mereka sehat dan memiliki lingkungan emosi dan fisik terbaik. Setelah lahir, nutrisi memainkan peran terpenting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI adalah makanan terbaik bagi bayi sampai ia berumur 6 bulan

Mengingat betapa pentingnya ASI eksklusif bagi bayi, World Health Organization (WHO) sejak tahun 1999 mempromosikan pemberian ASI secara eksklusif terhadap bayi sejak 0 – 6 bulan. Bahkan pada keputusan Menteri Kesehatan No. 450 Tahun 2004 telah ditetapkan bahwa pemberian ASI eksklusif bagi bayi baru lahir sampai dengan umur 6 bulan, dan dianjurkan dilanjutkan sampai berusia 2 tahun dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai.

Selanjutnya ditetapkan bahwa tenaga kesehatan yang berkerja disarana pelayanan kesehatan untuk dapat menginformasikan kepada semua ibu yang melahirkan agar memberikan ASI secara eksklusif. Keterlibatan petugas kesehatan adalah sebagai individu yang bertanggung jawab atas keberhasilan ASI eksklusif. Dengan demikian, petugas kesehatan sangat berperan dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif.

Sepuluh langkah menuju keberhasilan menyusui, di antaranya adalah menjelaskan kepada semua ibu hamil tentang manfaat menyusui, membantu ibu mulai menyusui bayinya dalam 30 menit setelah melahirkan yang dilakukan diruang bersalin, tidak memberikan makanan dan minuman apapun selain ASI kepada bayi baru lahir, melaksanakan rawat gabung dengan mengupayakan ibu bersama bayi selama 24 jam sehari, dan tidak memberikan dot atau empeng kepada bayi yang diberi ASI.

Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Faktor faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang yaitu pengetahuan, sikap, kepercayaan, motivasi, peraturan pendukung, fasilitas atau sarana kesehatan, sikap dan perilaku petugas kesehatan, serta informasi kesehatan.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wajib Baca; Ini Penjelasannya Mengapa Ibu Menyusui di Sarankan Memberi Asi Ekslusif"

Post a Comment

Harap Berkomentar Sesuai dengan Topik Pembahasan

Komentar anda sengaja dimoderasi untuk menghindari komentar yang mengandung sara dan spam