Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga

Buah Naga saat ini mulai dikenal dan banyak yang membudidayakannya, hal ini karena buah yang mempunyai warna yang terang ini banyak sekali manfaatnya, baik untuk orang dewasa juga anak anak. Buah Naga kini sudah tersedia di toko buah di Pringsewu.

Awalnya Buah Naga yang ada di Pringsewu didatangkan dari pulau jawa, karena semakin diminati oleh masyarakat pringsewu. Hal ini memotivasi warga untuk menanamnya dan tidak sedikit warga di kabupaten pringsewu yang mulai memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga.

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga

Banyak jenis buah naga yang bisa di budidayakan di pekarangan rumah, ada buah naga merah, buah naga ungu, buah naga putih. Akan tetapi buah naga yang banyak dibudidayakan oleh warga di pekarangan rumah ini yang berwarna merah terang, karena buah naga jenis ini memiliki warna yang mencolok yaitu warna merah yang membara.

Buah Naga warna merah banyak diminati mulai dari anak anak hingga orang dewsa dibandingkan dengan buah naga yang memiliki warna putih. Selain memiliki warna yang lebih mencolok juga memiliki rasa yang lebih manis. Alasan inilah yang mendasari warga membudidayakannya di pekarangan rumah.

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga

Begitu juga masih banyak Manfaat buah naga bagi tubuh seperti untuk kolesterol, diabetes, kanker, untuk perawatan kecantikan, juga bisa untuk menurunkan berat badan maupun bisa untuk menjaga berat badan agar tetap ideal.

Budidaya Buah Naga di pekarangan rumah bisa dilakukan dengan biji atau stek batang buah naga, namun banyak orang yang membudidayakan buah naga dengan cara stek batang/dahan buah naga dibandingkan dengan menyemai biji buah naga, alasannya menyemai buah naga menggunakan biji memakan waktu yang sangat lama, bagi yang awam malah bisa saja biji buah naganya tidak jadi pada saat disemai.

Berbeda dengan budidaya buah naga dengan cara mengambil batang/dahan buah naga untuk di tanam, selain mudah juga relatif cepat, bahkan jika kita tau cara budidaya buah naga dengan cara stek batang/pohon ini dalam satu tahun bisa berbuah.

Sudah banyak di kabupaten pringsewu yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga dengan berbagai media tanam, mulai dari pot, polibag, karung bekas. Budidaya buah naga dengan cara organik maupun non organik.

Tahukah anda bahwa saat ini prospek budidaya buah naga sangat baik, peluangnya masih bagus karena banyak yang mulai suka juga masih sedikit yang mau membudidayakan buah naga ini. Perlu diketahui kebanyakan warga masyarakat kabupaten pringsewu dalam budidaya buah naga hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan sendiri belum merambah ke penjualan.

Soal untung atau rugi nya budidaya buah naga saat ini saya pastikan banyak untungnya dari pada ruginya, bahkan saya belum dengar yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga meradakan kerugian. Malah merasakan kewalahan pada saat permintaan meningkat sedangkan buah naga yang ditanam tidak mampu mencukupi.

Banyak cara yang dilakukan warga dalam budidaya buah naga ini agar cepat berbuah seperti memberi pupuk dengan tepat, agar berbuah lebat dan agar buah naga berbuah besar. Pemberian pupuk ini ada yang menggunakan pupuk organik buatan, pupuk kandang dan juga pupuk kimia.

Untuk anda yang ingin memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga silahkan perhatikan bahan dan langkah langkah budidaya buah naga di pekarangan rumah secara sederhana berikut ini.

Yang pertama siapkan lahan yang akan di tanami buah naga, pastikan tempat ini nantinya tidak mengganggu aktifitas kita saat berada di pekarangan rumah. Karena batang buah naga ini memiliki duri duri yang sangat tajam, jika terkena dan kita memiliki alergi pasti akan terasa gatal gatal.

Kedua siapkan media tanamnya, media tanam disini terdiri dari ajir dan pupuk dasar. Untuk ajir bisa menggunakan tumbuhan hidup (rekomendasi pohon randu, pohon waru doyong, pohon kelor), tiang beton, atau media lain yang bisa untuk rambatan buah naga nantinya. Ban motor bekas atau bahan lainnya yang bisa untuk menyangga dahan/batang buah naga yang menyulur ke samping.

Ketiga pupuk dasar, pupuk dasar ini digunakan pada tanah yang akan ditanami buah naga, sebaiknya menggunakan pupuk organik, atau bisa menggunakan pupuk kandang yang sudah matang dengan ciri ciri nampak seperti tanah dan tidak berbau seperti kotoran ternak. Jika tidak ada bisa menggunakan pupuk kimia asalkan takaran dan penggunaannya pas dan tepat.

Keempat bibit buah naga, nah ini juga penting. Cari dan gunakan bibit buah naga yang bagus, oh iya entah ini mitos atau bukan, sebaikknya ambil bibit buah naga yang pernah berbuah karena jika bibit yang diambil belum pernah berbuah maka nantinya juga tidak akan berbuah, jika berbuah pun akan memakan waktu yang cukup lama, berbeda dengan bibit yang sudah pernah berbuah.

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga
Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga menggunakan tiang dari pipa paralon

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga
Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga, menggunakan tiang dari beton cor coran

Baiklah setelah bahan dan perlengkapan untuk budidaya buah naga di pekarangan rumah sudah terpenuhi, selanjutnya perhatikan langkah langkah atau cara sederhana dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga


Tanam batang hidup tadi atau taruh tiang yang sudah disiapkan, kemudian kasih lubang di sekitarnya, boleh satu atau sebanyak penjuru mata angin sedalam dua cangkul atau sekitar 50cm, kemudian masukkan pupuk organik atau pupuk kandang kedalam lubang selanjutnya tutup kembali lubang, jangan di padatkan.

Sebaiknya media tersebut dibiakan selama satu bulan atau lebih juga boleh, hal ini bertujuan untuk mematangkan pupuk organik atau pupuk kandang tersebut dan menyatukannya dengan tanah.
Sebelum menanam bibit buah naga sebaiknya bibit di simpan di tempat teduh terlebih dahulu dan disiram setiap hari, lakukan cara ini sampai keluar akar pada bibit, agar kita tau bibit mana yang baik pertumbuhannya untuk ditanam.

Setelah bibit siap kemudian taruh bibit yang sudah keluar akarnya tadi ke tempat yang sudah disediakan dekat batang atau tiang, sebaiknya bibit hanya di timbun saja dan jangan di padatkan agar perkembangan akar cepat.

Tunggu pertumbuhannya sampai bibit buah naga mengeluarkan tunas, setelah keluar tunas rawat tanaman buah naga dengan baik agar pertumbuhannya cepat, apabila bibit buah naga yang ditanam tumbuh dengan baik dan sehat tidak menutup kemungkinan buah naga akan berbuah cepat.

Setelah proses penanaman buah naga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga selesai dilakukan langkah selanjutnya kita tinggal menunggu dan berdoa. Jangan lupa untuk terus merawat buah naganya hingga berbuah.

Itulah cara memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya buah naga secara sederhana yang bisa saya berikan, cara cara tersebut sudah pernah saya lakukan sendiri dalam menanan buah naga di pekarangan rumah dan berhasil.

Selamat mencoba,,,,, semoga berhasil. Apabila informasi Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga menurut anda bermanfaat silahkan di share ya.. terima kasih


Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Buah Naga"

  1. Mantap kang, di pringsewu cocok ya untuk budidaya buah naga, semoga kedepannya di wilayah kabupaten Pringsewu ada sentra perkebunan buah naga. Jadi pedagang buah tidak lagi beli buah naga dari luar daerah, cukup beli di petani buah naga yang ada di wilayah kabupaten Pringsewu

    ReplyDelete
  2. Saya sangat suka buah naga, daerah Pringsewu dimana yang ada buah naga, pengen liat kebun buah naga seperti nya asik kalo punya kebun buah naga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh dicoba kang,, kalo udah berbuah ga perlu beli lagi buah naga. tinggal metik di pekarangan rumah heheehe

      Delete

Harap Berkomentar Sesuai dengan Topik Pembahasan

Komentar anda sengaja dimoderasi untuk menghindari komentar yang mengandung sara dan spam