Catat! Ini Faktor Penyebab Penyakit Demam Berdarah

Faktor Penyebab Penyakit Demam Berdarah - Salah satu penyakit yang berhubungan dengan lingkungan tidak sehat adalah Demam Berdarah (DB) dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jumlah kasus DBD di Indonesia pun mengalami peningkatan, pada tahun 2012 telah terdata kasus DBD di Indonesia mencapai 90.245 kasus dengan jumlah kematian 816 orang (IR= 37,27/100.000).

Sedangkan di tahun sebelumnya jumlah kasus DBD di Indonesia tahun 2011 sebesar 49.868 kasus dengan jumlah kematian 404 orang (IR= 21/100.00 penduduk). Dengan mengalami peningkatan tersebut dikhawatirkan jumlah kasus DBD di Indonesia tahun 2018 dan jumlah kasus DBD di Indonesia tahun 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika tidak dilakukan pencegahan.

Faktor Penyebab Penyakit Demam Berdarah
Gambar diambil dari situs pixabay

Faktor Penyebab Penyakit Demam Berdarah

Kenapa Penyebaran penyakit DBD di Indonesia sangat pesat mengalami peningkatan? Faktor penyebab penyakit demam berdarah ini dinyatakan karena virus dengue semakin mudah dan banyak menulari manusia, hal ini bisa disebabkan karena sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit DBD yang masih kurang (Kemenkes, 2012).

Menurut Notoatmodjo (2010) faktor yang mempengaruhi perilaku sehat seseorang diantaranya adalah pengetahuan. Pengetahuan seseorang sangat berpengaruh dalam perilaku pencegahan demam berdarah dengue.

Sementara, banyak kepala keluarga masih memiliki pengetahuan kurang baik tentang pencegahan penyakit DBD. Kepala keluarga juga masih memiliki motivasi yang rendah untuk mencari informasi tentang DBD. Hal ini lantaran kesibukan pekerjaan dan jam pelaksanaan penyuluhan bertepatan dengan jam kerja yang menyebabkan kendala utama kepala keluarga untuk mengikuti penyuluhan dari petugas kesehatan puskesmas dan lebih memilih bekerja.

Faktor Lingkungan Penyebab DBD

Contoh persoalan, berdasarkan laporan tahunan di Puskesmas Wates, Kabupaten Pringsewu, Lampung kasus DBD tahun 2013 tercatat sebesar 50 pasien DBD sedangkan pada tahun 2014 tercatat sebesar 34 (68%) pasien DBD di wilayah kerja Puskesmas tersebut dan 8 orang diantaranya di berada Desa Wates Timur.

Diperoleh data bahwa pengetahuan masyarakat tentang DBD di desa Wates Timur kurang baik yaitu 54,1% dan Perilaku pencegahan DBD pada masyarakat di desa Wates Timur kurang baik, yaitu (50,6%).

Cara Pencegahan DBD

Berdasarkan data tersebut, artinya di kabupaten yang telah dirincikan penyebaran DBD dan besarnya faktor lingkungan diharapkan petugas kesehatan dapat lebih aktif melakukan penyuluhan tentang DBD terutama menjelang musim penghujan (oktober-desember) dan menyesuaikan waktu penyuluhan tentang DBD.

Penyebab penyakit demam berdarah dan cara pencegahannya tersebut juga bisa dilakukan dengan menekan tingkat penyakit DBD dengan cara perbaikan kualitas kebersihan (sanitasi) lingkungan menekan jumlah populasi nyamuk Aedes Aegypti selaku vektor penyakit DBD.

Selain itu juga, cara melakukan pencegahan DBD di masyarakat bisa langsung memastikan dilakukannya pengobatan segera bagi penderita DBD. Kendati demikian pencegahan DBD yang paling efektif adalah dengan memperhatikan peningkatan pemahaman dan pengetahuan, kesadaran, sikap dan motivasi perubahan perilaku masyarakat terhadap pencegahan penyakit ini sangat mendukung percepatan dalam upaya memutus mata rantai penularan penyakit DBD (Ginanjar, 2008).


Cara Pencegahan DBD yang dilakukan Depkes

Kesadaran dan kepedulian masyarakat merupakan kunci awal dari menurunnnya angka DBD di suatu daerah atau wilayah. Cara efekif mencegah terjangkit DBD adalah menghindari gigitan nyamuk dengan cara menurunkan populasi. Melalui kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, secara otomatis akan menghambat perkembangan jentik, dengan adanya kepedulian maka aplikasi dari upaya-upaya memberantas DBD akan terealisasi, dengan begitu tidak akan memberikan kesempatan bagi nyamuk untuk berkembang (Depkes RI, 2005).


Gejala yang timbul jika DBD dibiarkan

Jika penderita penyakit DBD tidak mendapat perawatan yang memadai maka penderita DBD dapat mengalami perdarahan yang hebat, syok dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu semua kasus DBD sesuai dengan kriteria WHO harus mendapat perawatan di tempat pelayanan kesehatan atau RS. Sebenarnya kasus DBD dapat dicegah dengan menghindari gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus (Soegijanto, 2006).

Nah, itu dia informasi lengkap tentang faktor penyebab penyakit demam berdarah yang harus kita pahami bersama. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Catat! Ini Faktor Penyebab Penyakit Demam Berdarah"

Post a Comment

Harap Berkomentar Sesuai dengan Topik Pembahasan

Komentar anda sengaja dimoderasi untuk menghindari komentar yang mengandung sara dan spam