TAHUKAH ANDA : SEMAR sebagai tokoh langka yang nyeleneh, kaya ide, dan mengabdikan sepenuh hidupnya untuk rakyat

*SEMAR*

Tahun 90an kalo Anda ingat Acara di TVRI *RIA JENAKA* dimana disitu ada tokoh yg bernama *SEMAR/ROMO. SEMAR sebagai tokoh langka yang nyeleneh, kaya ide, dan mengabdikan sepenuh hidupnya untuk rakyat.

Semar, tokoh pewayangan berbadan tambun, berkulit hitam, perut buncit, dan berkuluk di kepala. Saat ini Indonesia butuh tokoh yang bisa menjadi pengayom dan melindungi segenap tumpah darah rakyat seperti SEMAR.

Tokoh seperti SEMAR itu harus menjadi sesepuh bangsa, guru bangsa, bapak bangsa, pejuang rakyat jelata dan kaum tertindas. Tokoh itu milik semua orang, bukan hanya salah satu kelompok warga.

Filosofi Semar dari berbagai literatur, digambarkan sebagai lambang dunia nyata, mahadewa di dunia bawah. Kalo Batara Guru itu mahadewa di dunia atas, penguasa kosmos. Batara Semar penguasa chaos. Batara Guru penuh etiket sopan santun tingkat tinggi, Batara Semar sepenuhnya urakan.

Semar memiliki bentuk fisik yang sangat unik. Seolah-olah dia merupakan simbol penggambaran jagat raya. Tubuhnya yang bulat merupakan simbol bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.

Semar selalu tersenyum, tapi bermata sembap. Penggambaran itu merupakan simbol suka dan duka. Bentuk badan Semar juga paradoks, seperti perempuan tapi juga mirip lelaki, kombinasi ketegasan dan kelembutan. Semar adalah seorang hamba, rakyat jelata, buruk rupa, miskin, hitam legam.

Namun, di balik wujud lahir tersebut, tersimpan sifat-sifat mulia. Yakni, mengayomi, melayani umat tanpa pamrih, memecahkan masalah-masalah rumit, sabar, bijaksana, serta penuh humor. Semar adalah pengejawantahan ungkapan Jawa tentang kekuasaan, yakni ”manunggaling kawula-Gusti” (menyatunya hamba-raja).

Penganut filsafat Semar. Pemimpin yg memadukan antara atas dan bawah, pemimpin dan yang dipimpin, yang diberi kekuasaan dan yang menjadi sasaran kekuasaan, serta kepentingan hukum negara dan kepentingan objek hukum.

Semar menghormati rakyat jelata lebih dari menghormati para dewa pemimpin itu. Semar tidak pernah mengentuti rakyat, tapi kerjanya membuang kentut ke arah para dewa yang telah salah bekerja menjalankan kewajibannya.

Semar itu hakikatnya di atas, tapi eksistensinya di bawah. Seorang pemimpin adalah sebuah paradoks. Dia majikan sekaligus pelayan, kaya tapi tidak terikat kekayaannya, tegas dalam keadilan untuk memutuskan mana yang benar dan mana yang salah, namun tetap berkasih sayang.

Ajaran tua tentang kekuasaan politik dimitoskan dalam diri Semar yang paradoks tersebut. Etika kekuasaan itu ada dalam diri tokoh Semar. Dia dewa tua, tapi menjadi hamba. Dia berkuasa, tapi melayani. Dia kasar di kalangan atas, tapi halus di kalangan bawah. Dia kaya raya penguasa semesta, tapi memilih memakan nasi sisa. Dia marah kalau kalangan atas bertindak tidak adil. Dia menyindir dalam bahasa metafora bila yang dilayani berbuat salah.

Bentuk negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) sudah final dan tidak bisa diganggu gugat. Indonesia harus utuh menjadi negara kesatuan yang wajib dipertahankan eksistensinya oleh setiap muslim. Pancasila sebagai satu-satunya asas.

Bangsa ini mengalami problem besar yang menyentuh seluruh sendi dan aspek kehidupan. Saat ini, diperlukan tokoh yang mampu membawa bangsa keluar dari kemelut multidimensional.

Diperlukan tokoh yang punya pikiran kritis dan cerdas untuk mencari solusi. TOKOH yg dianggap mampu seperti halnya Semar. Pemikiran yg bisa merambah jalan menuju masa depan. Mungkin, sdh ada TOKOH yg masih baru meletakkan dasar-dasar pemikiran di bidang kenegaraan, demokrasi, HAM, keagamaan, dan sebagainya. Kitalah yang harus meneruskan pikiran-pikiran besar itu. INSYA ALLOH... *


Artikel dan gambar by:
Status FB Alfanov
13 Januari 2016

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "TAHUKAH ANDA : SEMAR sebagai tokoh langka yang nyeleneh, kaya ide, dan mengabdikan sepenuh hidupnya untuk rakyat"

  1. wah artikelnya bagus gan, penuh dengan pengetahuan (y)

    ReplyDelete
  2. Terimakasih ,Artikelnya Bermanfaat :)

    ReplyDelete

Harap Berkomentar Sesuai dengan Topik Pembahasan

Komentar anda sengaja dimoderasi untuk menghindari komentar yang mengandung sara dan spam