Ada dimana posisi kita saat ini dan sudah siapkah kita menghadapi MEA?

***PASAR BEBAS***

Anda tidak khawatir eksodus barang dari Tiongkok ??. Kalo eksodus tenaga kerja asing dr ASEAN khawatir juga? Padahal tahun ini, Indonesia dan negara-negara ASEAN sudah menerapkan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ada dimana posisi kita saat ini dan sudah siapkah kita menghadapi MEA?

Indonesia dan negara-negara ASEAN telah menyepakati membuat pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara guna menyaingi Tiongkok dan India, untuk menarik investor asing luar negeri menanamkan modal di Asia Tenggara.

Bayangkan...!!, MEA akan membuat negara-negara ASEAN yang memiliki penduduk total RATUSAN juta menjadi kawasan pasar tunggal...!

Lapangan pekerjaan akan diperebutkan penduduk ASEAN.. Tenaga kerja asing akan bebas masuk bekerja di dalam negeri dan bersaing dengan tenaga kerja lokal dalam negeri.

Semoga saja pemerintah membatasi tenaga kerja asing (pekerja kasar) agar tidak masuk, ..masak kuli bangunan aja dr luar negeri? Apa kita aja yg jadi TKI di luar negeri dan menikmati pendapatan yang lebih besar?

Kita sangat beruntung diberikan akses pendidikan dan informasi yang memadai. Ada kok segelintir WNI yang tidak punya akses pendidikan dan informasi yang memadai. Padahal, MEA ini akan berdampak kepada seluruh WNI.

Untuk Bahasa Inggris adalah hal yang paling krusial. Tenaga kerja dalam negeri sebenarnya tidaklah buruk, namun kelemahannya dalam penguasaan Bahasa Inggris. Masak Bisanya cuma I LOVE YOU, tenaga kerja LOKAL harus membiasakan diri berkomunikasi Bahasa Inggris.

Mungkin akan terasa sangat sulit. Kita akan bersaing dengan TENAGA KERJA ASING untuk dapat pekerjaan,belum Lagi risiko PHK besar2 an. Ya sdh..! berdo'a saja kita sabar menjalani..


Artikel dan gambar by:
Status FB Alfanov
2 Januari 2016 pukul 15:48

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada dimana posisi kita saat ini dan sudah siapkah kita menghadapi MEA?"

Post a Comment

Harap Berkomentar Sesuai dengan Topik Pembahasan

Komentar anda sengaja dimoderasi untuk menghindari komentar yang mengandung sara dan spam